![]() |
| Pembukaan Musyda XX IPM Kabupaten Lamongan di Perguruan Muhammadiyah Sedayulawas, Sabtu (12/9/2026). |
SEDAYULAWAS, BRONDONG - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Dr. KH. Shodikin, M.Pd. membuka Musyawarah Daerah (Musyda) XX Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Lamongan di Perguruan Muhammadiyah Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jumat (11/9/2026).
Pembukaan Musyda XX IPM Lamongan diikuti sekitar 400 kader dari 15 cabang serta Pimpinan Ranting IPM se-Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut menjadi awal rangkaian musyawarah untuk menentukan arah gerakan dan kepemimpinan IPM Lamongan periode berikutnya.
Musyda XX mengusung tema “New Social Movement IPM: Building Ecosystem of Impact Leadership.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi kader untuk membahas penguatan gerakan pelajar dan kepemimpinan yang memiliki dampak di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Shodikin menekankan pentingnya IPM menghadirkan gerakan sosial yang nyata. Menurutnya, kader IPM perlu mampu membaca persoalan yang dihadapi generasi muda dan meresponsnya melalui gerakan yang solutif.
“Pelajar Muhammadiyah harus mampu melahirkan gerakan sosial baru yang nyata. Kader IPM harus berdampak dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan riil yang dihadapi generasi muda hari ini,” ujar Shodikin.
Ia menyebut sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian kader, mulai dari persoalan moral, perkembangan digitalisasi, hingga problem sosial di tengah masyarakat. Karena itu, aktivitas organisasi tidak berhenti pada kegiatan internal, tetapi perlu diterjemahkan menjadi gerakan yang memberikan manfaat.
Pembukaan Musyda juga menampilkan potensi seni kader Muhammadiyah. Salah satunya pertunjukan musik angklung yang dibawakan siswa MIM 1 Modern Paciran. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan sebelum peserta memasuki agenda utama musyawarah.
Musyda XX IPM Lamongan berlangsung pada 11-13 September 2026 di Perguruan Muhammadiyah Sedayulawas. Forum ini mempertemukan pimpinan dan kader IPM dari berbagai cabang serta ranting untuk membahas arah organisasi sekaligus menjalankan proses regenerasi kepemimpinan.
#As'ad Fauzuddin Khunaifi
