Lamongan – Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Siswanto, S.Sos., berpesan kepada kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) agar tidak melupakan desa tempat mereka dibesarkan. Menurutnya, kader harus mampu menuntaskan pengabdian di daerah asal sekaligus menghadirkan gagasan dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat memberikan amanat pada Pelepasan Kontingen Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIV Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur di Auditorium Budi Utomo Universitas Muhammadiyah Lamongan, Jumat (3/7/2026).
Dalam amanatnya, Siswanto menegaskan bahwa keberhasilan seorang kader bukan hanya diukur dari jabatan maupun aktivitas organisasinya. Lebih dari itu, kader harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan tempat ia berasal.
"Seorang kader harus selesai di desanya. Jangan meninggalkan desanya. Di mana pun nanti aktif dan besar, tetaplah memberi manfaat bagi desa asal," ujarnya.
Ia juga mengajak kader IPM untuk terus menghadirkan pembaruan di tengah masyarakat. Menurutnya, kader harus mampu membaca perkembangan zaman dan menawarkan solusi melalui gagasan maupun karya yang relevan.
"Di mana pun berada, buatlah hal yang baru. Apa yang bisa kita suguhkan untuk masyarakat? Jangan hanya aktif ber-IPM, tetapi pikirkan juga manfaat yang dapat kita berikan," pesannya.
Siswanto menilai organisasi merupakan ruang pembelajaran untuk membentuk karakter kepemimpinan sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial. Oleh karena itu, pengalaman selama berproses di IPM harus diwujudkan melalui pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Sebelum prosesi pelepasan, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IPM. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bidang Organisasi PD IPM Lamongan, Najmi Ali Arbai, serta pengarahan dari Sekretaris Umum PD IPM Lamongan, As'ad Fauzuddin Khunaifi.
Pada kesempatan tersebut, PD IPM Lamongan memberangkatkan kontingen untuk mengikuti Musywil XXIV PW IPM Jawa Timur yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE), Kota Malang. Kontingen Lamongan terdiri atas 88 peserta yang berasal dari 27 Pimpinan Cabang IPM se-Kabupaten Lamongan beserta jajaran PD IPM Lamongan.
Di akhir acara, Siswanto secara resmi melepas keberangkatan kontingen. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti Musywil dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, adab bermusyawarah, serta membawa pulang pengalaman dan gagasan yang dapat memperkuat gerakan IPM di Kabupaten Lamongan.
#Zumrotus Sa'diyah
