Berita Opini Refleksi Edukasi Lensa
Jejak Tentang As'ad Tentang Portal

Tekan Enter untuk mencari

PCM Mantup Bidik Rumah Sakit Muhammadiyah, Tanah Wakaf Baru Jadi Harapan Pengembangan

Admin Juli 11, 2026 0 Komentar

 

Ketua PCM Mantup Ja'far Shodiq memberikan sambutan Kajian Islam PCM Mantup Sabtu, 11/07/2026 (Dok. As'ad Fauzuddin Khunaifi)

Mantup – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mantup membidik pengembangan Rumah Sakit Muhammadiyah sebagai bagian dari penguatan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Harapan tersebut mengemuka setelah PCM Mantup menerima tanah wakaf baru di Desa Sumberagung yang dinilai memiliki potensi strategis untuk pengembangan persyarikatan.

Ketua PCM Mantup H. Ja'far Shodiq, S.Ag. menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam Kajian Islam PCM Mantup di Masjid Al Hajjah Sittul Banat Khalid Ali, Kompleks SMK Muhammadiyah 10 Mantup, Sabtu (11/7/2026) malam.

Menurut Ja'far, seluruh AUM bidang pendidikan di bawah naungan PCM Mantup saat ini sedang menjalani proses revitalisasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menyambut peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.

Di tengah proses tersebut, PCM Mantup memperoleh tambahan aset berupa tanah wakaf di Desa Sumberagung. Keberadaan lahan itu dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan amal usaha Muhammadiyah pada masa mendatang.

Ja'far menjelaskan bahwa visi jangka panjang yang tengah dipikirkan PCM Mantup adalah menghadirkan Rumah Sakit Muhammadiyah sebagai layanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, luas tanah wakaf tersebut sangat memungkinkan untuk mendukung pengembangan rumah sakit.

"Kalau melihat luas lahannya, sangat memungkinkan untuk pengembangan rumah sakit. Minimal rumah sakit tipe D, bahkan tipe C," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa rencana tersebut masih memerlukan proses panjang dan kesiapan dari berbagai aspek. Apabila pembangunan rumah sakit belum dapat direalisasikan, lahan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi relokasi SMP Muhammadiyah 22 Mantup.

Bagi Ja'far, berbagai rencana itu merupakan bagian dari ikhtiar Persyarikatan dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat melalui bidang pendidikan dan kesehatan.

Di tengah pemaparannya, ia sempat menyampaikan selingan yang mengundang senyum jamaah.

"Ini masih menjadi mimpi PCM Mantup. Sekarang rehabilitasi pondok senilai Rp200 juta saja kami masih bingung mencari dananya," katanya yang disambut tawa hadirin.

Candaan tersebut, menurutnya, tidak mengurangi optimisme PCM Mantup. Justru sebaliknya, menjadi pengingat bahwa setiap amal usaha besar selalu diawali dengan mimpi, perencanaan, dan ikhtiar bersama seluruh warga Muhammadiyah.

Ia berharap tanah wakaf yang telah diamanahkan kepada Muhammadiyah dapat menjadi fondasi lahirnya amal usaha yang semakin memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan seluruh warga Persyarikatan, PCM Mantup optimistis dapat terus mengembangkan AUM yang berdampak bagi umat, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan.

#As'ad Fauzuddin Khunaifi

0 COMMENTS

RELATED POST